Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Agustus 2012

Pengertian Penggerak roda ( FF, FR, RR, 4WD )

By Unknown | At 4:30 PM | Label : | 0 Comments
       Dalam kendaraan mobil kita pasti menggenal dengan sistem penggerak roda....
Sistem peggerak roda tersebut di bagi menjai 4 bagian yaitu antara lain :
  • FR ( Front engine Rear drive)
       Yaitu di mana mesin berada di depan dan penngerak roda ada di belakang.
sistem ini di gunakan untuk mobil dengan beban tinggi / beban angkut yang besar....
  • FF ( Front engine Front drive)
       Yang di maksud dengan FF yaitu mesin berada di depan dan penggerak roda berada di depan.
pada sistem ini tidak menggunkan poros propeller / poros shaft, biasanya paling banyak di gunakan untuk mobil dengan kecepatan tinggi.
  • RR ( Rear engine rear drive )
       RR sama dengan FF, namun bedanya letak mesin dan letak penggeraknya rodanya ada di belakang....
  • 4WD ( Four Wheel Drive )
       Tipe Drive Train 4WD untuk mobil dalam segala medan seperti Toyota Fortuner, mesin dihubungkan dengan differential tengah (transfer case) yang membagi tenaga ke roda belakang dan roda depan. Karena pada saat menggunakan Drive Train 4 roda, penggunaan energi lebih tinggi, biasanya penggerak 4 roda hanya digunakan pada saat dibutuhkan saja, dengan mengaktipkan melalui tombol atau tuas tertentu.

Mengenal Sistem Penggerak Drive Train Pada Mobil

By Unknown | At 4:16 PM | Label : | 0 Comments
Drive Train merupakan suatu komponen dengan beberapa mekanisme yang berfungsi memindahkan daya/tenaga yang dihasilkan mesin untuk menjalankan roda dan kendaraan. Dengan adanya Drive Train maka mobil dapat bergerak atau berjalan.
 
Beberapa Tipe Drive Train Pada Mobil | Toyota Surabaya 01
Clutch
Komponen ini mempunyai fungsi untuk meneruskan dan melepaskan daya dari mesin ketika gir berpindah dalam kondisi berjalan atau berhenti.
Transaxle
Transmisi dan differential yang menjadi satu, bagian ini digunakan pada kendaraan penggerak roda depan.
Differential
Komponen ini mempunyai tiga fungsi yaitu merubah arah dari daya bergerak, mengurangi daya dari propeller shaft, dan membedakan putaran untuk roda ketika membelok.
Drive Shaft
Komponen yang berfungsi meneruskan daya yang terbagi ke setiap roda dari differential.
Transmission
Komponen ini meneruskan dan mengatur kecepatan dan daya dari mesin yang diakibatkan oleh gigi kecepatan yang digunakan, kemudian dilanjutkan ke pemutar roda.
Propeller Shaft
Suatu mekanisme penghubung yang meneruskan daya dari transmisi ke differential (kendaraan mesin di depan dengan penggerak roda belakang).
Ada beberapa jenis sistem penggerak :
  • Front Engine Front Wheel Drive (FF), mesin berada di depan, dengan penggerak roda depan
  • Front Engine Rear Wheel Drive (FR), mesin berada di depan, dengan penggerak roda belakang
  • Rear Engine Rear Wheel Drive (RR), mesin berada di belakang, dengan penggerak roda belakang
  • Four Wheel Drive (4WD), mesin dengan penggerak roda depan dan belakang (4 roda)
Tipe Drive Train FF paling umum digunakan pada mobil ekonomis seperti Toyota Altis. Sedangkan untuk tipe Drive Train FR biasanya untuk sedan mewah dan mobil sport. Tipe Drive Train RR untuk mobil sport kelas tinggi (formula 1). Tipe Drive Train 4WD untuk mobil dalam segala medan seperti Toyota Fortuner, mesin dihubungkan dengan differential tengah (transfer case) yang membagi tenaga ke roda belakang dan roda depan. Karena pada saat menggunakan Drive Train 4 roda, penggunaan energi lebih tinggi, biasanya penggerak 4 roda hanya digunakan pada saat dibutuhkan saja, dengan mengaktipkan melalui tombol atau tuas tertentu.

Sistem Penggerak-Roda: 2WD, 4WD atau AWD?

By Unknown | At 4:09 PM | Label : | 0 Comments



KEBANYAKAN mobil yang beredar di jalanan sekarang ini umumnya dikenal sebagai kendaraan roda-empat berpenggerak dua-roda (2WD), dimana seluruh daya mesin disalurkan hanya ke kedua roda belakang atau depan saja untuk menggerakkan mobil. Jika yang menjadi penggerak adalah roda depan maka disebut front wheel-drive (FWD), dan umumnya dipakai pada jenis mobil penumpang atau minivan. Mobil FWD memiliki ruang mesin yang lebih kecil, sehingga menyisakan lebih banyak ruang bagi penumpang dan barang. Karena yang menggerakkan mobil roda depan, ban menjadi tidak gampang selip dalam kondisi jalan licin. Ini karena titik beratnya berada di bagian depan. Saat berjalan, roda depan mobil FWD juga berfungsi menarik beban, bukan mendorong bagian belakang mobil seperti pada mobil berpenggerak roda-belakang atau rear wheel-drive (RWD). 

Kendaraan dengan kategori gerak roda-belakang (RWD/rear-wheel drive) beban kerjanya lebih sedikit dibanding mobil berpenggerak roda-depan (FWD), karena roda depannya hanya berfungsi sebagai kemudi. Pada mobil FWD, roda depan berfungsi sebagai penggerak sekaligus sebagai kemudi, sehingga beban kerjanya lebih berat. Sistem penggerak roda-belakang (RWD) biasanya digunakan pada mobil-mobil pikap, SUV, dan kendaraan jenis angkutan kelas berat sejenis truk. Di arena sport, RWD sangat berguna dan banyak diaplikasi mobil-mobil sport karena kemantapan dan handling-nya yang baik.

Kini, kelemahan pada traksi mobil-mobil 2WD – yang menyebabkan kemungkinan roda selip di jalan licin – dapat diatasi dengan fitur kontrol traksi (traction control). Fitur elektronis yang diatur komputer ini sangat membantu menghindari gejala roda selip, terutama saat mobil berakselerasi di permukaan aspal basah dan licin. Berkat fitur ini, telapak ban mobil 2WD Anda yang biasanya tidak maksimal mencengkeram aspal saat musim hujan, kini jauh lebih stabil meluncur pada jalurnya berkat adanya kontrol traksi.
          
Selain sistem penggerak dua-roda (2WD, baik RWD maupun FWD), dikenal pula sistem penggerak empat-roda atau four-wheel drive (4WD). Berbeda dengan 2WD, sistem Four-Wheel Drive menyalurkan tenaga ke seluruh roda jika diperlukan. Daya mesin dibagi rata 50:50 untuk roda depan dan belakang. Pada sistem 4WD, girboks (transmisi) dipisahkan dengan transfer case yang memiliki dua tingkat kecepatan (high dan low range ratio).
          
Cukup membingungkan untuk menjelaskan ‘species apa’ 4WD/AWD itu sebetulnya, bagaimana cara kerjanya, bagaimana membedakannya. Banyak pertanyaan awam mengenai ini. Misalnya, tak bisakah kita menyebut 4WD sebagai AWD? Bukankah keduanya sama saja? Ya, benar. Lalu, apakah jika masing-masing roda pada sebuah truk besar 8-roda memiliki daya penggerak sendiri juga bisa disebut sebagai AWD? Ya, Anda betul.

Persoalannya, ada begitu banyak sis-tem 4WD yang berbeda di pasaran sa-at ini. Banyak pabrikan yang mena-mai sistem penggerak roda 4WD/ AWD yang mereka kembangkan de-ngan berbagai nama, seperti “Active 4WD”, “Quadra-Drive”, “quattro”, atau bahkan “Real-Time 4WD” untuk sis-tem AWD otomatis mereka.

Karena itu, penting untuk memahami-nya secara lebih presisi dan spesifik. Tak bisa lagi menyamaratakan sistem penggerak 4-roda hanya sebagai 4WD. Anda harus jelas menyebut AWD jika itu memang AWD, atau sebaliknya. Juga harus pasti menyatakan itu sistem full time 4WD jika memang full time 4WD. Penyebutan yang salah akibat pemahaman yang salah, hasilnya adalah misinformasi. Anda bisa saja salah membeli perangkat 4WD yang Anda perlukan jika tak mengatakan secara spesifik perangkat yang Anda maksud. Tak semua pabrikan mobil menawarkan sistem full-time 4WD yang sesungguhnya – dan karena itu sebaiknya Anda cek dengan teliti sebelum membeli salah satunya.

Kamis, 02 Agustus 2012

ASAL USUL HONDA

By Unknown | At 4:54 PM | Label : | 0 Comments
Amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata anda selalu terbentur pada kendaraan bermerek Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaraan ini memang selalu menyesaki padatnya lalu lintas. Karena itu barangkali memang layak disebut raja jalanan.
Namun, pernakah Anda tahu, sang pendiri kerajaan bisnis Honda –Soichiri Honda– selalu diliputi kegagalan saat menjalani kehidupannya sejak kecil hingga berbuah imperium bisnis mendunia itu. Dia bahkan tidak pernah bisa menyandang gelar insinyur Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru. Kecintaanya pada mesin, jelas diwarisi dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di Dusun Kamyo, Distrik Shizuko, Jepang Tengah. Di kawasan inilah dia lahir. Kala kecil sering bermain di bengkel, ayahnya selalu memberi catut ( kakak tua ) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya. Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906 ini dapat berdiam diri berjam–jam. Tak seperti kawan sebayanya kala itu yang lebih banyak menghabiskan waktu bermain penuh suka cita. Dia memang menunjukan keunikan sejak awal. Seperti misalnya kegiatan nekad yang dipilihnya pada usia 8 tahun, dengan bersepeda sejuauh 10 mil. Itu dilakukan hanya karena ingin menyaksikan pesawat terbang.
Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke kota, untuk bekerja di Hart Syanghokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya.Enam tahun bekerja di situ, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, Saka Kibara mengusulkan membuka kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya. Di Hamamatsu prestasin kerjanya kian membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya tak jarang hingga larut malam, dan terkadang sampai subuh. Yang menarik, walau terus kerja lembur otak jeniusnya tetap kreatif.
Pada usia 30 tahun, Honda menandatangani patennya yang pertama. Setelah menciptakan ruji. Lalu Honda pun ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Mulai saat itu dia berpikir spesialis apa yang dipilih ? Otaknya tertuju kepada pembuatan ring piston,;yang dihasilkan bengkelnya sendiri pada 1938. Lalu, ditawarkannya karya itu ke sejumlah pabrikan otomotif. Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring piston buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu dan menyesalkan dirinya keluardari bengkel milik Saka Kibara. Akibat kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia aja kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal ring piston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi untuk menambahpengetahuannya tentang mesin. Akhirnya, tahun 1947, setelah perang, Jepang kekurangan bensin. Di sini kondisi ekonomi Jepang porak poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya akibat krisis moneter itu. Padahal dia ingin menjual mobil itu untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia lalu kembali bermain-main dengan sepeda pancalnya. Karena memang nafasnya selalu berbau rekayasa mesin, dia pun memasang motor kecil pada sepeda itu. Siapa sangka, sepeda motor–cikal bakal lahirnya mobil Honda–itu diminati oleh para tetangga. Jadilah dia memproduksi sepeda bermotor itu. Para tetangga dan kerabatnya berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok. Lalu Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tanganya. Motor Honda berikut mobilnya, menjadi raja jalanan dunia, termasuk Indonesia 

Sabtu, 19 Mei 2012

PENGERTIAN KLAKSON

By Sannin joko.pewe | At 8:58 PM | Label : | 0 Comments



Klakson
Klakson adalah trompet elektromekanik atau sebuah alat yang membuat pendengarnya waspada. Biasanya klakson digunakan pada kereta, mobil dan kapal untuk mengkomunikasikan sesuatu, dimana biasanya pada negara maju,digunakan untuk memperingati pengendara yang kurang tertib atau jika pengendara lain diprediksi akan menyebabkan kecelakaan.Sedangkan di negara berkembang, klakson memberi tahu pendengarnya bahwa ada kendaraan yang datang,mengingatkan akan kemungkinan bahaya yang terjadi,ingin mendahului,atau menyatakan perasaan emosional. (MK)

Cara Kerja Klakson
Suara khas dari klakson ketika ditekan berasal dari sebuah elektromagnet yang digunakan untuk menggerakan baja spiral. Jika elektromagnet tersebut diberi arus, spiral tersebut bergerak ke arah magnet. Ketika spiral berpindah di titik maksimum ke arah magnet, sambungan dilepaskan yang menyebabkan arus berhenti untuk beberapa saat dan menyebabkan baja spiral tersebut mengendur. Setelah itu, elektromagnet kembali begerak ke arah besi. Siklus ini terjadi berulangkali dan menyebabkan baja spiral berosilasi kembali yang menghasilkan suara klakson tersebut.
Sejarah Klakson
Klakson elektrik ditemukan oleh Miller Reese Hutchison yang merupakan kerabat Thomas Edison.Klakson di terapkan pada mobil mulai tahun 1908. Pertama kali klakson ini dipasang pada mobil pribadi yang arus listriknya berasal dari baterai sel kering berkekuatan 6 volt, dan pada tahun 1911 arus listrik untuk membunyikan klakson menggunakan baterai yang bisa diisi ulang. (MK)
Aturan Klakson
Pihak berwenang sudah mempunyai aturan yang ditujukan kepada produsen kendaraan bermotor untuk membedakan bunyi klakson sesuai dengan ukuran kendaraannya. Peraturan tersebut berguna untuk mengidentifikasi jenis kendaraan yang datang. Sebagai contoh bunyi klakson truk atau bus berbeda dengan mobil sedan, biasanya suara klakson pada bus atau truk terdengar jauh lebih dalam dan lebih kencang. Jadi pengemudi kendaraan lain bisa lebih waspada karena tahu kendaraan apa yang akan melewatinya.
Bahasa Lain Klakson
Asal kata klakson berasal dari bahasa yunani kuno yaitu klazo yang artinya menjerit. Di sebagian besar negara dalam bahasa sehari-hari mereka menyebutnya car horn. Di Romania dan Belgia mereka menyebutnya claxon, lalu di Perancis mereka menyebut klakson dengan ejaan klaxon. (MK)
Posting Lama ►
 

Site Info

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Visitor

IP Info

IP

Copyright © 2012. Komunitas Aktif™ - All Rights Reserved B-Seo Versi 4 by Bamz